Tupoksi

foto1
Tampilan Baru Gedung Pengadilan Agama Padang Panjang
foto1
Sistem Terbaru dari Pengadilan SIPP
foto1
Sitem Pengawasan Online Mahkamah Agung
foto1
Suasana Ruangan Asi, Balita dan Mediasi
foto1
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 01 Juni 2018
foto1
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 01 Juni 2018


Statistik Pengunjung

104451
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
200
215
415
102411
3169
8358
104451

Your IP: 54.237.249.90
Server Time: 2019-07-15 22:15:35

Hakim dan Pegawai

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGADILAN AGAMA

 

Kedudukan Pengadilan Agama

UUD 1945 Pasal 24 ayat (2) menyatakan :

    Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan badan peradilan yang ada di bawahnya dalam lingkungan Peradilan Umum, lingkungan Peradilan Agama, lingkungan Peradilan Militer, Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara, dan oleh sebuah Mahkamah Konstitusi.

UU Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 3 Tahun 2006 dan UU Nomor 50 Tahun 2009, Pasal 2 menyatakan :

    Peradilan Agama merupakan salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman bagi rakyat pencari keadilan yang beragama Islam mengenai perkara perdata tertentu yang diatur dalam undang-undang ini.

Pasal 3 UU Peradilan Agama tersebut menyatakan :

    Kekuasaan kehakiman di lingkungan Peradilan Agama dilaksanakan oleh :
        Pengadilan Agama
        Pengadilan Tinggi Agama
    Kekuasaan kehakiman di lingkungan Pengadilan Agama berpuncak pada Mahkamah Agung sebagai Pengadilan Negara Tertinggi.

Tugas Pokok Pengadilan Agama

Pengadilan Agama merupakan lembaga peradilan tingkat pertama yang bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara – perkara di tingkat pertama antara orang –orang yang beragama islam di bidang perkawinan, kewarisan, wasiat dan hibah yang dilakukan berdasarkan hukum Islam serta waqaf, zakat, infaq dan shadaqah serta ekonomi Syari’ah sebagaimana di atur dalam Pasal 49 UU Nomor 50 Tahun 2009 ;
Fungsi Pengadilan Agama

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Pengadilan Agama mempunyai fungsi sebagai berikut :

    Memberikan pelayanan Tekhnis Yustisial dan Administrasi Kepaniteraan bagi perkara Tingkat Pertama serta Penyitaan dan Eksekusi;
    Memberikan pelayanan di bidang Administrasi Perkara banding, Kasasi, dan Peninjauan Kembali serta Administrasi Peradilan lainnya;
    Memberikan pelayanan administrasi umum pada semua unsur di Lingkungan Pengadilan Agama;
    Memberikan Keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang Hukum Islam pada Instansi Pemerintah di daerah hukumnya, apabila diminta sebagaimana diatur dalam Pasal 52 Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama;
    Memberikan pelayanan penyelesaian permohonan pertolongan pembagian harta peninggalan diluar sengketa antara orang-orang yang beragama Islam yang dilakukan berdasarkan hukum Islam sebagaimana diatur dalam Pasal 107 ayat (2) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama
    Waarmerking Akta Keahliwarisan di bawah tangan untuk pengambilan deposito / tabungan, pensiunan dan sebagainya;
    Melaksanakan tugas - tugas pelayanan lainnya seperti penyuluhan hukum, memberikan pertimbangan hukum agama, pelayanan riset / penelitian dan sebagainya.

Ruang Lingkup Pelaksanaan Tugas Pokok Menurut Program Kerja

Meliputi 3 (tiga) bidang, yaitu :

    Bidang Tekhnis Yustisial;
    Bidang Administrasi Yustisial;
    Bidang Administrasi Kesekretariatan.

Informasi Penerbitan Akta Cerai

Jadwal Sidang Hari Ini